Diet diabetes untuk mengurangi kadar gula dalam darah

Jika Anda ingin cepat sembuh dari penyakit diabetes atau gula darah lakukanlah diet diabetes secara teratur dan bantu juga dengan olahraga ringan untuk membantu membakar kadar gula darah dalam tubuh Anda.

Sebenarnya dijaman sekarang ini sepertinya diet diabetes tidak akan sulit, karena berkat kemajuan teknologi khususnya dibidang kesehatan, membuat makanan-makanan pengganti untuk diabetes, seperti gula pengganti khusus untuk penderita diabetes, nasi diganti dengan beras merah yang aman untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Menurut dr. Elvina Karyadi, M.Sc., ahli gizi dari SEAMEO-Tropmed UI, ada dua golongan karbohidrat yakni jenis kompleks dan jenis sederhana. Yang pertama mempunyai ikatan kimiawi lebih dari satu rantai glukosa sedangkan yang lain hanya satu. Di dalam tubuh karbohidrat kompleks seperti dalam roti atau nasi, harus diurai menjadi rantai tunggal dulu sebelum diserap ke dalam aliran darah. Sebaliknya, karbohidrat sederhana seperti es krim, jeli, selai, sirup, minuman ringan, dan permen, langsung masuk ke dalam aliran darah sehingga kadar gula darah langsung melejit.

Dari sisi makanan penderita diabetes atau kencing manis lebih dianjurkan mengkonsumsi karbohidrat berserat seperti kacang-kacangan, sayuran, buah segar seperti pepaya, kedondong, apel, tomat, salak, semangka dll.

Diet diabetes menurut golongannya

Peneliti gizi asal Universitas Airlangga, Surabaya, Prof. Dr. Dr. H. Askandar Tjokroprawiro, menggolongkan diet atas dua bagian, A dan B. Diet B dengan komposisi 68% karbohidrat, 20% lemak, dan 12% protein, lebih cocok buat orang Indonesia dibandingkan dengan diet A yang terdiri atas 40 – 50% karbohidrat, 30 – 35% lemak dan 20 – 25% protein. Diet B selain mengandung karbohidrat lumayan tinggi, juga kaya serat dan rendah kolesterol. Berdasarkan penelitian, diet tinggi karbohidrat kompleks dalam dosis terbagi, dapat memperbaiki kepekaan sel beta pankreas.

Sementara itu tingginya serat dalam sayuran jenis A(bayam, buncis, kacang panjang, jagung muda, labu siam, wortel, pare, nangka muda) ditambah sayuran jenis B (kembang kol, jamur segar, seledri, taoge, ketimun, gambas, cabai hijau, labu air, terung, tomat, sawi) akan menekan kenaikan kadar glukosa dan kolesterol darah. Bawang merah dan putih (berkhasiat 10 kali bawang merah) serta buncis baik sekali jika ditambahkan dalam diet diabetes karena secara bersama-sama dapat menurunkan kadar lemak darah dan glukosa darah. Sumber : http://www.indomedia.com/

Untuk pengobatan ada juga obat herbal diabetes yang tentunya aman untuk penderita diabetes, yaitu obat herbal xamthone plus, Obat yang terbuat dari ekstrak kulit manggis. Untuk informasi lebih lanjut bisa klik: Obat herbal diabetes mellitus,dan untuk informasi pemesanan anda bisa klik: Cara pemesanan xamthone plus